PB LKP Adakan Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak, Di Ikuti Oleh 30 Peserta

Dairi//Metropos24.id – Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP) ibu Kabupaten Dairi mengadakan Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak memperebutkan Piala Bupati Dairi, berlangsung selama 2 hari (5-6/9/2026) di Gedung Nasional Djauli Manik Sidikalang. Festival di buka oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diwakili oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala turut di hadiri oleh Unsur Forkopimda Dairi, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, Camat Sidikalang Mawardi Tumangger, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Sabtu (5/9/2026).
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Dairi, menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PB-LKP serta seluruh jajaran panitia pelaksana yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan strategis ini.
Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang datang dari berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap seni budaya Pakpak tidak terbatas pada satu wilayah saja, melainkan menggema luas dan menjadi milik kita bersama. “Semangat para peserta dari berbagai daerah ini adalah bukti nyata bahwa kebudayaan Pakpak terus hidup dan berkembang,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, kebudayaan merupakan identitas bangsa yang harus terus kita lindungi, kembangkan, dan manfaatkan. Musik dan lagu daerah adalah salah satu media paling efektif untuk menjaga kelestarian bahasa, adat istiadat, serta kearifan lokal suku Pakpak agar tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda di tengah arus modernisasi.
Melalui tema kegiatan kali ini, yaitu “Mari Berlomba Berkarya demi Merajut Persaudaraan yang Beradab dan Berbudaya”, kita diingatkan bahwa seni bukan sekadar ajang kompetisi mencari pemenang, melainkan wadah untuk menggali potensi seniman lokal, mempererat silaturahmi serta mempromosikan warisan budaya dengan menjadikan musik Pakpak sebagai bagian dari kekayaan seni yang mampu bersaing dan dikenal luas.
“Selamat berkarya dan bertanding, tuangkanlah kreativitas, rasa cinta, dan semangat kebudayaan kalian ke dalam setiap bait syair dan nada lagu yang diciptakan. Tunjukkan karya terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan dan persaudaraan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PB LKP Zuhri Bintang menyampaikan dalam rangka kegiatan festival, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Dairi. Kegiatan ini diadakan mengingat lagu Pakpak yang sudah mulai terkikis. Oleh karena itu hadirnya kegiatan ini untuk memperbanyak lagu Pakpak serta melestarikan budaya Pakpak.
“Kegiatan ini diharapkan akan menyatukan adat dan budaya serta lembaga yang ada di Dairi untuk menciptakan suasana yang kondusif. Kami mengajak kepada kita semua untuk bersama sama membangun Dairi yang kita cintai ini,” kata Zuhri Bintang.
Setelah dilakukan pendaftaran ulang, peserta Festival lomba cipta lagu Pakpak tahun 2026 bertambah menjadi 30 orang yang berasal dari 5 Kabupaten/Kota. Peserta berasal dari Dairi, Pakpak Bharat, Aceh Singkil, Subulussalam serta Humbang Hasundutan. Dalam festival juga, PB LKP memperkenalkan dan menyanyikan lagu “Aku LKP”. (Np)
Skip to content







