Siswi Kelas III SD di Batu Bara Dirudapaksa Kakek Tiri, Ayah Korban Minta Pelaku Ditangkap

Batu-Bara,metropos24.id
Sebut saja Mentari (red-bukan nama sebenarnya) adalah siswi kelas III Sekolah Dasar Negeri (SDN) disalah satu kecamatan di Kabupaten Batu Bara, diduga menjadi korban dirudapaksa kakek tirinya. Hal tidak senonoh yang dilakukan kakek tirinya itu dikamar rumahnya.
Padahal, korban Mentari ini tinggal dirumah itu bersama nenek kandungnya. Kini, nenek yang berharap untuk melindungi korban itu menghadap sang khalik. Sementara ayah dan ibu kandung korban ini berpisah dan posisinya saat itu di Batam.
Singkatnya, setelah berpisah dengan sang isteri, Eko Armansyah Putra (39) yang merupakan ayah korban pulang ke kampung halamannya dan tinggal bersama anak kandungnya dan kakek tirinya satu rumah.
Awalnya, Eko tak menaruh curiga terhadap kakek tirinya ini. Untuk menafkahi buah hatinya itu, pagi hingga sore Eko berjualan es keliling diseputaran Kecamatan Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara. Naas memang tak dapat dielakkan, itulah yang pantas diucapkan terhadap kakek diduga bejat ini.
“Paginya kok gak salah tanggal 13 September 2025, saat itu aku hendak mencuci pakaian kotor didalam ember, aku melihat celana dalam anakku itu berdarah. Lantas, akupun kaget dan tanda tanya kok bisa berdarah celana dalamnya. Trus disitulah aku mulai curiga sama si kakek ini” ungkap Eko, Selasa (18/11/2025) saat berkunjung ke rumah tua kandungnya yang tinggal di Sidomukti Kisaran.
Awalnya anakku gak mau cerita dan dia tertutup saat ku tanyai. Aku gak kehilangan akal dan akhirnya ku telpon mantan istri yang di Batam dan ku ceritakan sama dia ada masalah besar. Mendengar informasi ini, mantan ku histeris. Nah, disitulah mantan istri pulang kampung, tambah Eko.
“Setibanya dirumah keluarga, anakku ini kubawa dari rumah untuk bertemu ibu kandungnya. Dirumah keluargaku ini, mantan istri perlahan membujuk dan menanyai anakku. Dengan kepolosannya, anakku menceritakan semua apa yang dialami dan lakukan kakek tirinya itu,” terang Eko.
Peristiwa rudapaksa yang alami Mentari ini diduga terjadi dirumah sang kakek tirinya pada bulan September 2025 kemarin saat Mentari pulang dari sekolah. Perbuatan yang tak pantas dilakukan itu bukan saja sekali tetapi berulang kali.
Entah apa yang merasuki pikiran kakek lanjut usia (Lansia) yang berusia 66 tahun ini sehingga tega merampas kehormatan dan masa depan cucunya tirinya. Bahkan, si kakek diduga sempat mengancam cucu tirinya ini dengan sebilah pisau jika aksi bejatnya ini diberitahukan.
Kakek Ngadimin diduga predator dan sadis ini bukannya mendidik dan melindungi cucu tirinya itu, eh malah dia menjadikan sang cucu ingusan itu menjadi pelampiasan nafsu birahinya. Tak tanggung-tanggung, kali ini korbannya 3 orang anak dibawah umur.
Bukan hanya cuma cucu tirinya saja yang menjadi korban, ternyata ada 2 (dua) orang teman seusianya yang masih SD diduga jadi korban pelecehan si kakek. Mengetahui anak nya diduga dilecehkan itu, kedua orang tua korban ini melaporkan kasusnya ke Mapolres Batu Bara.
Pada hari yang sama tepatnya pada tanggal 15 September 2025 kemarin, aku bersama kedua orang tua korban lainnya mendatangi Polres Batu Bara dan melaporkan kasus ini dengan terlapor atas nama Ngadimin warga Kecamatan Datun Tanah Datar. Hal itu dibuktikan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/B/332/IX/2025/SPKT/ Polres Batu Bara/Polda Sumatera Utara tertanggal 15 September 2025, jelas Eko.
Dalam laporan itu diduga terjadi tindak pidana kejahatan Perlindungan Anak sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PERPU Nomor 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 UU Nomor 35 Tahun 2014 jonto 81.
Karena persoalan ini hampir 3 bulan tidak mendapat titik terang, saya meminta agar Kapolres Batu Bara berserta jajarannya segera menangkap pelaku yang bebas berkeliaran di luaran sana dan secepatnya dilakukan penetapan terhadap tersangka kemudian melimpahkan berkas P21 di Kejaksaan Negeri Batu Bara.
Menanggapi persoalan itu, Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson HH Nainggolan, SH, MH, yang dicoba dikonfirmasi lewat selulernya hingga berita ini ditulis masih belum berkomentar.(ZN)
Skip to content






