Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Demo Kejaksaan, Aliansi Tuntut Kejatisu Tetapkan Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Selama 7 Tahun Senilai Rp.52,5 Miliar

Demo Kejaksaan, Aliansi Tuntut Kejatisu Tetapkan Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Selama 7 Tahun Senilai Rp.52,5 Miliar
Keterangan foto : Sekelompok aktivis yang mengatasnamakan Aliansi Suara Reformasi Indonesia (ASRI) Asahan saat menggelar aksi demo di depan Kantor Kejari Asahan, terkait kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah KONI Asahan sejak 2019-2025 berbiaya Rp.52,5 miliar yang dilaporkan LPSH Cabang Asahan di Kejatisu dan Kejari Asahan.
Share

Asahan,metropos24.id

Demo Kantor Kejaksaan Negeri ( Kejari) Asahan, sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Suara Reformasi Indonesia (ASRI) menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) dan Kejari Asahan untuk menetapkan para tersangka di kasus dugaan korupsi dana bantuan hibah KONI Asahan sejak tahun 2019 sampai 2025 senilai Rp.52,5 miliar yang dilaporkan Lembaga Penegakan Supremasi Hukum (LPSH) Cabang Asahan pada bulan Juli 2025 kemarin.

Kedatangan sejumlah aktivis di Kejaksaan ini memprotes dan mempertanyakan lambatnya penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Asahan yang dilaporkan di Kejagung, Kejatisu dan Kejari Asahan hampir setahun lamanya dan kasusnya pun mengambang tanpa status yang jelas, teriak kordinator aksi, Bormen Panjaitan didampingi Ketua GAPELTA Asahan, Epi Hamdana, Ketua J3K Asahan, Asri Maulana dan Ketua KOPEL MALINTAN Asahan, Umar Ali, Senin (18/5/2026) di depan Kantor Kejari Asahan.

“Apabila kasus ini juga tidak ditindaklanjuti dan dituntaskan secara terbuka, maka kami aliansi akan mendatangi lagi rame-rame ke kantor kejaksaan ini. Dia juga mendesak Kejatisu untuk dilakukan penetapan tersangka di kasus dugaan korupsi dana hibah KONI dan meminta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Sumatera Utara melakukan audit secara menyeluruh,” tegasnya.

Secara tegas, ASRI meminta penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan segera diusut yang didanai lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Asahan tahun 2019 sebesar Rp.9,5 miliar, tahun 2020 Rp.7 miliar, 2021 Rp.6,5 miliar, tahun 2022 Rp.6,5 miliar, 2023 Rp.7 miliar, 2024 Rp.8 miliar dan tahun 2025 Rp.8 miliar.

“Jadi, total bantuan dana hibah KONI Asahan selama 7 (tujuh) tahun berbiaya Rp.52,5 miliar lebih. Sebelumnya, kata dia, kasus dugaan korupsi KONI sempat diperiksa Aspidsus Kejatisu, Mochamad Jefry. Namun, hingga hampir satu tahun lamanya kasusnya pun mengendap,” cetus pria berbadan gempal itu.

Setelah berorasi beberapa menit, aliansi aktivis empat serangkai ini diterima pihak Kejari Asahan yang di wakili oleh Ibu Sofia Damanik, SH, Bidang Intelijen Kejari Asahan. Wanita berkacamata ini mengucapkan terima kasihnya dan sekaligus memberikan apresiasi kepada aliansi aktivis sebagai bentuk sosial kontrol.

“Terkait laporan memang kita belum bisa menanggapi karena memang bukan kita melakukan pemeriksaan terhadap persoalan tersebut. Kalau untuk penetapan tersangka atas kerugian keuangan negara saya belum bisa menjawab. Namun demikian, dengan adanya pertemuan ini nanti kami akan sampaikan kepada pimpinan,” ujar Sofia.

Mendengar jawaban dari pihak Kejaksaan, Aliansi aktivis Asahan inipun membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat Kepolisian Resort Asahan.

Kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah KONI Kabupaten Asahan selama 7 tahun berturut-turut sejak 2019-2025 berbiaya Rp.52,5 miliar sempat ditangani dan diperiksa diduga dihentikan mantan Aspidsus Kejatisu, Mochamad Jefry, kini mendapat respon dari Kajatisu yang baru menjabat.

“Saya cek dulu laporannya ya dek. Jika cukup alat bukti kita tindaklanjuti, jika sebaliknya kita hentikan,” ucap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Muhibuddin, SH, MH, saat dikonfirmasi wartawan sebelumnya lewat selulernya, Kamis (7/5/2026) di Kisaran.

Jauh sebelumnya, Aspidsus Kejati Sumut, Mochammad Jefry, SH, M.Hum, kepada wartawan ini sebelumnya mengaku masih terus berupaya mendalami dugaan korupsi bantuan dana hibah KONI Kabupaten Asahan periode 2019-2025 sebesar Rp.52,5 miliar. Masih kita lakukan pendalaman dan kasusnya sedang dalam pemeriksaan, sebutnya.

“Seperti makan bubur panas bang, dari pinggir-pinggirnya dulu. Mudah-mudahan kalau ada temuannya naik, kalau tidak ditutup. Kalau mereka salah, ya orang-orang itulah harus bertanggungjawab,” katanya, Selasa sore (28/10/2025) melalui WhatsApp.(ZN).

Redaksi MetroPos 24

Related articles

Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan
Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan Asahan,metsopos24.id Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) kembali memanjakan masyarakat dengan gelaran Adira Expo. Rangkaian acara spesial yang akan digelar di Irian Supermarket dan Department Store Jalan Imam Bonjol Kisaran pada 11 hingga 13 September 2026, membawa beragam solusi pembiayaan, penawaran harga miring serta hiburan seru untuk seluruh keluarga. Momen ini menjadi bukti nyata upaya Adira Finance mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan setianya. Tidak hanya soal kemudahan akses pembiayaan, Adira Expo juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan penuh keuntungan bagi konsumen. Bunga Ringan, Hadiah Melimpah Selama tiga hari pelaksanaan di Kisaran, pengunjung akan disuguhi penawaran spesial yang menggiurkan. Mulai dari bunga istimewa mulai 0 persen untuk pembiayaan mobil bekas dan 1,99 persen per tahun untuk mobil baru. Bagi yang membutuhkan kendaraan roda dua, tersedia program potongan angsuran dan tenor khusus. Ada pula tawaran cashback Adira poin hingga Rp 1 juta lewat produk Solusi Dana dengan jaminan BPKB. Pengunjung yang bertransaksi berkesempatan pulang membawa hadiah langsung berupa barang elektronik, bonus perlindungan asuransi, serta kemudahan persetujuan proses di tempat. Suasana semakin meriah dengan hadirnya lomba Kompetisi Dangdut Mania yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Program Cicilan Lunas Sebagai Apresiasi bentuk terima kasih lainnya tertuang dalam program Harcilnas (Harinya Cicilan Lunas). Konsumen yang memiliki kontrak aktif cukup menukarkan 500 poin di aplikasi adiraku untuk mendapat tiket undian. Sebanyak 36 orang berhak melunasi sisa tagihannya secara cuma-cuma, sementara 360 pemenang lainnya dibebaskan dari satu kali pembayaran angsuran. “Pelanggan adalah alasan utama kami terus tumbuh dan berkembang. Lewat Adira Expo ini, kami ingin hadir lebih dekat, memberikan solusi yang mudah dijangkau, serta keuntungan yang terasa langsung bagi masyarakat Kisaran,” ujar Tuku Asman Panjaitan, Kepala Cabang SSD Kisaran Adira Finance. Kinerja Kuat dan Dukungan Ekosistem hingga semester pertama tahun 2026, Adira Finance mencatat pertumbuhan positif. Nilai pembiayaan baru naik 18 persen menjadi Rp 23,1 triliun, dengan piutang yang dikelola mencapai Rp 64,9 triliun. Perusahaan kini melayani sekitar 2,6 juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dan didukung jaringan luas serta teknologi digital mutakhir. Sebagai bagian dari Grup MUFG, Adira Finance juga memperkuat kerja sama dengan mitra ekosistem seperti Bank Danamon, Zurich Asuransi, dan Home Credit Indonesia untuk memberikan layanan finansial yang makin lengkap dan terintegrasi. “Kami mengundang warga Kisaran datang merasakan sendiri kemudahan dan suasana serunya. Apa pun kebutuhan Anda, Adira siap menjadi mitra terpercaya, Adira in Aja,” tambah Tuku Asman Panjaitan didampingi Head of Regional Business Area Sumbagut, Taufik Hidayat saat Media Gathering Adira Expo Tebar Promo, Rabu (9/9/2026) di Kisaran, Kabupaten Asahan. Rangkaian Adira Expo akan terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir tahun 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi dapat dipantau melalui situs web serta akun media sosial resmi Adira Finance.(ZN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *