Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Empat Jalur Ditempuh, Keadilan Tak Kunjung Datang: Perjuangan Legiman Pranata Mencari Kepastian Hukum

Empat Jalur Ditempuh, Keadilan Tak Kunjung Datang: Perjuangan Legiman Pranata Mencari Kepastian Hukum
Empat Jalur Ditempuh, Keadilan Tak Kunjung Datang: Perjuangan Legiman Pranata Mencari Kepastian Hukum
Share

Metropos24. Deli Serdang – Perjuangan panjang mencari keadilan kerap menjadi kisah sunyi yang jarang terdengar. Namun bagi Legiman Pranata, upaya menuntut kepastian hukum atas sengketa tanah yang berkaitan dengan penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 477 di wilayah Deli Serdang, justru berubah menjadi perjalanan panjang yang penuh tanda tanya.

Kisah Legiman Pranata warga Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara diulas kembali oleh media ini untuk para pembaca pada Jum’at (6/3/2026)

Selama beberapa tahun terakhir, Legiman telah menempuh berbagai jalur resmi yang disediakan oleh negara. Mulai dari mekanisme administrasi, peradilan, hingga pengawasan lembaga negara. Namun hingga kini, kejelasan hukum yang diharapkan belum juga datang.

Audit Administrasi ke Badan Pertanahan
Langkah awal yang ditempuh adalah meminta audit terhadap proses penerbitan sertifikat kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tujuannya jelas: memastikan apakah penerbitan SHM tersebut telah melalui prosedur yang sah serta menggunakan identitas yang benar.

Audit diminta untuk menelusuri dokumen dasar, riwayat tanah, hingga identitas pihak yang tercantum dalam sertifikat. Namun hingga saat ini, proses audit yang diharapkan mampu membuka fakta-fakta administratif belum menghasilkan keputusan yang transparan atau langkah korektif dari otoritas pertanahan.

Tak berhenti di sana, Legiman kemudian membawa perkara tersebut ke jalur peradilan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan diajukan untuk menguji legalitas keputusan pejabat administrasi negara dalam menerbitkan sertifikat yang dipersoalkan.

Dalam sistem hukum Indonesia, PTUN merupakan lembaga yang berwenang menilai apakah sebuah keputusan administrasi negara mengandung cacat prosedur atau cacat hukum. Namun proses peradilan yang ditempuh belum menghasilkan putusan yang mampu menyelesaikan akar persoalan sengketa tersebut.

Selain jalur administratif dan peradilan tata usaha negara, Legiman juga melaporkan dugaan pelanggaran hukum kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Laporan ini berkaitan dengan dugaan adanya penggunaan identitas yang bermasalah dalam proses administrasi yang berujung pada penerbitan sertifikat tanah. Harapannya, proses penyelidikan pidana dapat mengungkap apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam perkara tersebut.

Namun hingga kini, laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam proses penegakan hukum.

Sebagai langkah terakhir, Legiman juga mengadukan persoalan tersebut kepada Ombudsman Republik Indonesia. Lembaga negara ini memiliki kewenangan mengawasi pelayanan publik dan menilai apakah terdapat praktik maladministrasi dalam tindakan lembaga pemerintah.

Pengaduan tersebut menyoroti kemungkinan adanya penyimpangan prosedur dalam proses administrasi pertanahan. Namun hingga kini, rekomendasi atau tindakan korektif yang diharapkan dari lembaga pengawas pelayanan publik tersebut juga belum memberikan solusi konkret.

Empat jalur telah ditempuh: audit administrasi, gugatan peradilan, laporan pidana, dan pengaduan pengawasan. Namun hasil yang diharapkan, yakni kepastian hukum masih terasa jauh.
Situasi ini memunculkan pertanyaan yang lebih besar: apakah sistem hukum telah benar-benar mampu memberikan perlindungan kepada warga negara yang mencari keadilan?

Bagi Legiman Pranata, perjuangan tersebut bukan sekadar persoalan tanah semata. Lebih dari itu, ini adalah upaya menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh kejelasan hukum dari negara.
Ketika berbagai pintu hukum telah diketuk namun belum juga terbuka, publik tentu berhak bertanya: di manakah negara ketika warganya membutuhkan kepastian hukum?

Pertanyaan inilah yang kini menggantung di balik perjalanan panjang perjuangan Legiman Pranata, sebuah kisah tentang ketekunan warga menghadapi labirin birokrasi dan hukum yang belum sepenuhnya memberi jawaban. (TIM/Red)

Redaksi MetroPos 24

Related articles

Pembukaan Karya Bhakti Di Wilayah Kodim 0206 Dairi, Jalan Alternatif Sepanjang 3 KM Dari Desa Silalahi I Menuju Desa Silalahi III Dibuka Dairi//Metropos24.id - Kodim 0206 Dairi melaksanakan pembukaan karya bhakti dengan melakukan pembukaan jalan alternatif sepanjang 3 km dari Desa Silalahi I tepatnya di Kaki Dolok Bukit Sibuarbuar menuju Desa Silalahi III. Pembukaan jalan alternatif yang dilakukan secara swakelola yang ditandai melalui penandatanganan kerjasama antara Pemkab Dairi dengan Kodim 0206 Dairi, Rabu (9/9/2026). Hadir dalam pembukaan jalan alternatif tersebut Bupati Dairi Vickner Sinaga yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, di dampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Masaraya Berutu. Hadir juga Dandim 0206 Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana yang diwakili oleh Pabung Kodim 0206 Dairi Mayor Czi M. Tambunan. Bupati Dairi dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah mengatakan, kegiatan ini salah bentuk karya bakti TNI yang wajib di dukung oleh seluruh pihak untuk peningkatan akses oleh masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari hari. Surung Charles Bantjin mengatakan akses jalan alternatif ini harus terbuka untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan juga sebagai pintu masuk menuju Silahisabungan. "Mari kita bergandengan tangan, mari kita dukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Kami sangat mendukung pembukaan jalan ini, terlebih jalan ini menuju akses wisata, salah satunya nanti dalam waktu dekat akan berlangsung Pesta Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2026 dimana Bolahan Amak Tungkir Raja. Akan banyak pengunjung yang hadir, maka akses jalan ini sangat membantu memperlancar arus lalu lintas, semoga pembukaan jalan ini berjalan dengan baik," kata Sekretaris Daerah. Sementara itu, Pabung Kodim 0206 Dairi mengatakan pembukaan jalan yang bekerja sama dengan pemerintah kiranya saling mendukung, saling menjaga agar dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Ini momen yang harus diapresiasi karena akan menjadi kebanggaan khususnya bagi masyarakat Silahisabungan."Jalan ini nantinya akan mempermudah dan mempercepat akses menuju Silahisabungan khususnya menuju kawasan wisata tugu Silahisabungan. Jadi mari kita saling mendukung dan saling menjaga," ucap Pabung. Sebelum pembukaan jalan alternatif dimulai, terlebih dahulu diadakan acara adat yang disebut dengan hahomion oleh Raja Turpuk Silahisabungan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, para Kepala Desa, Ketua Panitia Pesta Luhutan Bolon Pomparan Raja Silahisabungan 2026 Adel Situngkir, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.(Np)
Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan
Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan Asahan,metsopos24.id Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) kembali memanjakan masyarakat dengan gelaran Adira Expo. Rangkaian acara spesial yang akan digelar di Irian Supermarket dan Department Store Jalan Imam Bonjol Kisaran pada 11 hingga 13 September 2026, membawa beragam solusi pembiayaan, penawaran harga miring serta hiburan seru untuk seluruh keluarga. Momen ini menjadi bukti nyata upaya Adira Finance mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan setianya. Tidak hanya soal kemudahan akses pembiayaan, Adira Expo juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan penuh keuntungan bagi konsumen. Bunga Ringan, Hadiah Melimpah Selama tiga hari pelaksanaan di Kisaran, pengunjung akan disuguhi penawaran spesial yang menggiurkan. Mulai dari bunga istimewa mulai 0 persen untuk pembiayaan mobil bekas dan 1,99 persen per tahun untuk mobil baru. Bagi yang membutuhkan kendaraan roda dua, tersedia program potongan angsuran dan tenor khusus. Ada pula tawaran cashback Adira poin hingga Rp 1 juta lewat produk Solusi Dana dengan jaminan BPKB. Pengunjung yang bertransaksi berkesempatan pulang membawa hadiah langsung berupa barang elektronik, bonus perlindungan asuransi, serta kemudahan persetujuan proses di tempat. Suasana semakin meriah dengan hadirnya lomba Kompetisi Dangdut Mania yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Program Cicilan Lunas Sebagai Apresiasi bentuk terima kasih lainnya tertuang dalam program Harcilnas (Harinya Cicilan Lunas). Konsumen yang memiliki kontrak aktif cukup menukarkan 500 poin di aplikasi adiraku untuk mendapat tiket undian. Sebanyak 36 orang berhak melunasi sisa tagihannya secara cuma-cuma, sementara 360 pemenang lainnya dibebaskan dari satu kali pembayaran angsuran. “Pelanggan adalah alasan utama kami terus tumbuh dan berkembang. Lewat Adira Expo ini, kami ingin hadir lebih dekat, memberikan solusi yang mudah dijangkau, serta keuntungan yang terasa langsung bagi masyarakat Kisaran,” ujar Tuku Asman Panjaitan, Kepala Cabang SSD Kisaran Adira Finance. Kinerja Kuat dan Dukungan Ekosistem hingga semester pertama tahun 2026, Adira Finance mencatat pertumbuhan positif. Nilai pembiayaan baru naik 18 persen menjadi Rp 23,1 triliun, dengan piutang yang dikelola mencapai Rp 64,9 triliun. Perusahaan kini melayani sekitar 2,6 juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dan didukung jaringan luas serta teknologi digital mutakhir. Sebagai bagian dari Grup MUFG, Adira Finance juga memperkuat kerja sama dengan mitra ekosistem seperti Bank Danamon, Zurich Asuransi, dan Home Credit Indonesia untuk memberikan layanan finansial yang makin lengkap dan terintegrasi. “Kami mengundang warga Kisaran datang merasakan sendiri kemudahan dan suasana serunya. Apa pun kebutuhan Anda, Adira siap menjadi mitra terpercaya, Adira in Aja,” tambah Tuku Asman Panjaitan didampingi Head of Regional Business Area Sumbagut, Taufik Hidayat saat Media Gathering Adira Expo Tebar Promo, Rabu (9/9/2026) di Kisaran, Kabupaten Asahan. Rangkaian Adira Expo akan terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir tahun 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi dapat dipantau melalui situs web serta akun media sosial resmi Adira Finance.(ZN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *