Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

TGR Neon Box, Peta Desa, Plank 3 T dan Buku Perdes Capai Ratusan Juta, LSM PMPRI Minta Inspektorat Limpahkan ke Jaksa

TGR Neon Box, Peta Desa, Plank 3 T dan Buku Perdes Capai Ratusan Juta, LSM PMPRI Minta Inspektorat Limpahkan ke Jaksa
Keterangan foto : Ketua DPC LSM PMPRI Kabupaten Asahan, Hendra Syahputra, SP, bersama sejumlah pengurus saat di Kejatisu.
Share

Asahan,metropos24.id.

Tuntutan Ganti Rugi (TGR) pembelian Neon Box, Peta Desa, Buku Perdes dan Plank 3 T yang tersebar di 177 desa se-Kabupaten Asahan mencapai ratusan juta rupiah. TGR ini memang cukup fantastis mencapai Rp.600 juta yang melibatkan oknum aktivis sebagai penyedia.

Menyikapi TGR ini, PMPRI Asahan meminta Inspektorat Asahan melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kajari) Asahan. “Ya, kita minta kasus yang ditangani oleh Inspektorat ini dilimpahkan secepatnya di Kejari Asahan,” tegas Ketua LSM PMPRI Asahan, Hendra Syahputra, SP, Rabu (22/4/2026) di Kisaran.

“Berdasarkan peraturan, TGR ini memang wajib dikembalikan pihak penyedia. Apabila selama 60 hari pihak rekanan tidak juga mengembalikan, maka kasus ini masuk ke ranah hukum dan itu tugasnya Inspektorat dan Kejaksaan,” sebutnya.

Pihaknya mengapresiasi kinerja Inspektorat dan Kejari Asahan dalam mengungkap kasus dugaan korupsi ini hingga tuntutan ganti rugi. Sekali lagi, kata dia, secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada Inspektorat dan Kejari Asahan.

Menanggapi persoalan TGR itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asahan, H. Abdul Rahman Nasution, SP, dicoba dikonfirmasi lewat selulernya mengaku kelebihan bayar diperhitungkan mencapai ratusan juta rupiah dan hasil pemeriksaan telah selesai dilaksanakan.

Untuk temuan atau kelebihan bayar, kata dia, akan kami sampaikan ke Kejaksaan Negeri Asahan. Karena kasus ini sebelumnya pelimpahan dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan pengujian seluruhnya dilakukan oleh Inspektorat Asahan.

“Pengembalian kelebihan bayar belum seluruhnya. Paling lambat Minggu depan akan kami sampaikan laporannya ke Kejaksaan Negeri Asahan. Informasi lebih lanjut nanti setelah kami laporkan di Kejaksaan ya,” terang pria muda tersenyum ini.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi pengadaan Plank 3 T, Neon Box, Peta Desa, Buku Perdes dan kegiatan Bimtek 177 desa di Asahan ini dilaporkan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada bulan Oktober 2024 yang lalu.

Kejari Asahan memanggil dan memeriksa Ketua DPC LSM PMPRI Kabupaten Asahan, Hendra Syahputra, SP (red-pelapor) diruang Jaksa pada Kamis (9/1/2025) sekira pukul 09:00 Wib. Pemanggilan itu terkait laporan DPC LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) di Kejatisu yang dilimpahkan di Kejari Asahan.

Dalam laporannya, Hendra menyebut bahwa adanya indikasi dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta mark-up anggaran pembelian Neon Box, Peta Desa, Buku Perdes, Plank 3 T dan kegiatan Bimtek selama satu tahun anggaran.

Menurutnya, seluruh kepala desa (Kades) ini membeli barang tersebut terlalu mahal dan tidak sesuai dengan harga pasar. Bahkan pembelian barang-barang itu dan kegiatan Bimtek ini menggunakan Dana Desa (DD) lewat alokasi dana pemerintah pusat.

Menariknya, Neon Box ini dijual seharga Rp.17 juta, Peta Desa Rp.15 juta, Buku Perdes Rp.1,5 juta, Plank 3 T Rp.3,5 juta dan kegiatan Bimtek dilaksanakan setiap tahunnya tercatat 20 sampai 25 kali kegiatan per desa yang tersebar di 177 desa menghabiskan anggaran miliaran rupiah. Harga dijual inipun terlalu mahal dan tak masuk akal, tuturnya.

“Alhamdulillah, tadi sudah diperiksa Jaksa selama 2,5 jam. Pemeriksaan ini merupakan lanjutan laporan yang disampaikannya di Kejatisu pada tahun 2024 lalu. Jadi, hari ini kita berikan keterangan (BAP) sekalian data tambahan ke penyidik,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan itu, dirinya dicecar puluhan pertanyaan oleh tim penyidik yang memeriksanya. Ada puluhan pertanyaan tadi. Namun, semuanya saya jawab sesuai dengan laporan yang saya masukan ke Kejaksaan, terang Hendra.

“Tadi yang memeriksa saya Jaksa dari Intelijen, bukan penyidik dari Pidana Khusus (Pidsus). Infonya kasus yang saya laporkan ini ditangani Intelijen,” pungkasnya.

Melalui Kasi Intel Kejari Asahan, Heriyanto Manurung, SH, saat dikonfirmasi sebelumnya membenarkan adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Ketua LSM PMPRI Asahan, Hendra Syahputra, SP, sebagai pelapor.

“Benar, tadi team kami sudah memeriksa Ketua PMPRI Asahan sebagai pelapor yang melaporkan kasus dugaan KKN dan mark-up dana desa pada 177 Desa se-Asahan,” tegas Kasi Intel.

Penyelidikan dan penyidikan tetap dilakukan oleh Kejaksaan. Tapi, team Kejaksaan Negeri Asahan yang tergabung beberapa Jaksa yang tugasnya di Intel dan Pidsus masih melakukan pemeriksaan, terangnya.(ZN)

Redaksi MetroPos 24

Related articles

Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan
Sambut Hari Pelanggan Nasional, Adira Expo Kisaran Tebar Promo dan Bawa Bunga Nol Persen Persen Hingga Hiburan Asahan,metsopos24.id Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) kembali memanjakan masyarakat dengan gelaran Adira Expo. Rangkaian acara spesial yang akan digelar di Irian Supermarket dan Department Store Jalan Imam Bonjol Kisaran pada 11 hingga 13 September 2026, membawa beragam solusi pembiayaan, penawaran harga miring serta hiburan seru untuk seluruh keluarga. Momen ini menjadi bukti nyata upaya Adira Finance mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan setianya. Tidak hanya soal kemudahan akses pembiayaan, Adira Expo juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan penuh keuntungan bagi konsumen. Bunga Ringan, Hadiah Melimpah Selama tiga hari pelaksanaan di Kisaran, pengunjung akan disuguhi penawaran spesial yang menggiurkan. Mulai dari bunga istimewa mulai 0 persen untuk pembiayaan mobil bekas dan 1,99 persen per tahun untuk mobil baru. Bagi yang membutuhkan kendaraan roda dua, tersedia program potongan angsuran dan tenor khusus. Ada pula tawaran cashback Adira poin hingga Rp 1 juta lewat produk Solusi Dana dengan jaminan BPKB. Pengunjung yang bertransaksi berkesempatan pulang membawa hadiah langsung berupa barang elektronik, bonus perlindungan asuransi, serta kemudahan persetujuan proses di tempat. Suasana semakin meriah dengan hadirnya lomba Kompetisi Dangdut Mania yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Program Cicilan Lunas Sebagai Apresiasi bentuk terima kasih lainnya tertuang dalam program Harcilnas (Harinya Cicilan Lunas). Konsumen yang memiliki kontrak aktif cukup menukarkan 500 poin di aplikasi adiraku untuk mendapat tiket undian. Sebanyak 36 orang berhak melunasi sisa tagihannya secara cuma-cuma, sementara 360 pemenang lainnya dibebaskan dari satu kali pembayaran angsuran. “Pelanggan adalah alasan utama kami terus tumbuh dan berkembang. Lewat Adira Expo ini, kami ingin hadir lebih dekat, memberikan solusi yang mudah dijangkau, serta keuntungan yang terasa langsung bagi masyarakat Kisaran,” ujar Tuku Asman Panjaitan, Kepala Cabang SSD Kisaran Adira Finance. Kinerja Kuat dan Dukungan Ekosistem hingga semester pertama tahun 2026, Adira Finance mencatat pertumbuhan positif. Nilai pembiayaan baru naik 18 persen menjadi Rp 23,1 triliun, dengan piutang yang dikelola mencapai Rp 64,9 triliun. Perusahaan kini melayani sekitar 2,6 juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dan didukung jaringan luas serta teknologi digital mutakhir. Sebagai bagian dari Grup MUFG, Adira Finance juga memperkuat kerja sama dengan mitra ekosistem seperti Bank Danamon, Zurich Asuransi, dan Home Credit Indonesia untuk memberikan layanan finansial yang makin lengkap dan terintegrasi. “Kami mengundang warga Kisaran datang merasakan sendiri kemudahan dan suasana serunya. Apa pun kebutuhan Anda, Adira siap menjadi mitra terpercaya, Adira in Aja,” tambah Tuku Asman Panjaitan didampingi Head of Regional Business Area Sumbagut, Taufik Hidayat saat Media Gathering Adira Expo Tebar Promo, Rabu (9/9/2026) di Kisaran, Kabupaten Asahan. Rangkaian Adira Expo akan terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia hingga akhir tahun 2026. Informasi lengkap mengenai jadwal dan lokasi dapat dipantau melalui situs web serta akun media sosial resmi Adira Finance.(ZN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *