Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Tak Punya Biaya Berobat, Camat Kisaran Barat Fasilitasi Perawatan Medis Nek Arbiana di RSUD HAMS Kisaran

Tak Punya Biaya Berobat, Camat Kisaran Barat Fasilitasi Perawatan Medis Nek Arbiana di RSUD HAMS Kisaran
Keterangan foto : Kondisi Nek Arbaina Kusmiati (72) tahun merupakan warga Kelurahan Kisaran Barat saat dirawat di IGD RSUD HAMS Kisaran.
Share
  1. Asahan,metropos24.id

Tidak mempunyai biaya untuk berobat, respon cepat Camat Kota Kisaran Barat memfasilitasi perawatan medis terhadap Nek Arbiana Kusmiati yang sedang terbaring dirumahnya dan membawanya ke RSUD HAMS Kisaran.

Camat Kota Kisaran Barat, Rahmad Aris Munandar saat dikonfirmasi wartawan mengucapkan terimakasihnya atas laporan masyarakat terhadap warganya yang sedang sakit dan segera tindaklanjuti, ujarnya, Rabu (20/5/2026) di Kisaran.

Nenek berusia 72 tahun ini hidup sebatang kara yang tinggal di Kelurahan Kisaran Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Asahan, Sumatera Utara (Sumut) ini yang kondisinya memprihatikan.

Diusianya yang rentan ini, Nek Arbaina sangat membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk kesembuhan penyakit yang dia derita. Nek Arbaina yang statusnya perawatan tua ini tergolong dari kelurga tidak mampu.

“Dengan kondisinya seperti itu, jangankan berjalan, buang air besar dan kecilpun kesulitan apalagi untuk biaya makan sehari-hari tak terbayangkan olehnya. Biaya untuk makan sehari-hari saja dari jiran tetangga,” ucap Zainal merupakan warga setempat.

Haris menjelaskan, ini salah satu Visi dan misi Pemkab Asahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos dan Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP.

Visi pembangunan daerah adalah “Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Visi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kerukunan sosial, terang Aris.

“Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan menetapkan beberapa misi utama, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD HAMS Kisaran, dr Kurniadi Sebayang, menjelaskan bagi warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perawatan medis mendesak namun tidak memiliki biaya, manfaatkan fasilitas jaminan kesehatan gratis (BPJS PBI) atau jalur darurat dari pemerintah, jelasnya.

Pilihan penanganan tercepat di sekitar Asahan yaitu jalur darurat jika butuh perawatan segera membawa langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD HAMS Kisaran. Jika si nenek tidak terdaftar BPJS, pihak keluarga bisa mendaftarkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah saat perawatan.

“Sampaikan kepada bagian administrasi/puskesmas/rumah sakit bahwa pasien berasal dari keluarga tidak mampu.
Mengurus BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) program ini menggratiskan iuran bulanan yang ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Syarat berkas, kata dia, siapkan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan buat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan/desa dengan pengantar dari kepling/kadus. Bawa berkas ke kantor desa/kelurahan setempat agar nama si nenek didaftarkan kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), tuturnya.

Jika masih mengalami kendala atau penolakan, pemohon ini bisa meminta surat rujukan ke puskesmas terdekat di wilayah Asahan untuk mendapatkan rekomendasi keringanan biaya. Selain itu, masyarakat dapat melaporkan kondisi darurat ini kepada Dinas Sosial Kabupaten Asahan, tutupnya.(ZN)

Redaksi MetroPos 24

Related articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *