Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Bau Menyengat Hebohkan Warga Siumbut Baru, Mayat Pasutri Ditemukan Didalam Kamar Posisi Tertindih

Bau Menyengat Hebohkan Warga Siumbut Baru, Mayat Pasutri Ditemukan Didalam Kamar Posisi Tertindih
Bau Menyengat Hebohkan Warga Siumbut Baru, Mayat Pasutri Ditemukan Didalam Kamar Posisi Tertindih
Share

Asahan,metropos24.id

Bau menyengat hebohkan warga Kelurahan Siumbut Baru dan Siumbut-Umbut, mayat pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan membusuk didalam kamar dalam posisi tertindih. Hal itu berdasarkan setelah polisi dan tim dari PMI Kabupaten Asahan melakukan indentifikasi kedua mayat ini dan membawanya ke rumah sakit menggunakan mobill Ambulance RSUD HAMS Kisaran.

Informasi diperoleh dilokasi, penemuan mayat berawal saat keluarganya datang ke kediaman pasutri ini di Perumahan Arya Graha 8, Jalan Gambas, Lingkungan IV, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera (Utara Sumut), Sabtu (22/3/2025) sekira pukul 15:20 Wib.

Melihat pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam dan bau terasa menyengat membuat kecurigaan keluarga. Dan akhirnya, keluarga pasutri ini memanggil jiran tetangganya yang tinggal di perumahan itu.

Karena pintu terkunci, keluarga pasutri mendobrak pintu disaksikan Kepling bersama warga setempat dan akhirnya terbuka. Nah, bau menyengat dirumah inipun tak terelakkan.
Tak lama, warga setempat yang dapat informasi itu pun berbondong-bondong mendatangi kediaman pasutri ini.

Sementara, menurut keterangan teman dekat pasutri ini empat hari sebelumnya pada Selasa (18/3/2025) kemarin mengaku sempat komunikasi dengan Popy dan Iris (red-suami isteri) ini melalui telpon WhatsApp.

Siangnya kata dia, Popy ini duluan nelpon saya dan meminjam uang Rp.400 ribu untuk nambah modal usaha. Dan malamnya, Iris (red-suaminya) ada juga nelpon saya dengan hal sama. Sebelumnya mereka berdua ini ada pertengkaran, katanya.

“Ya mungkin karena himpitan ekonomi kita gak tau juga bisa seperti ini mereka lakukan. Padahal, mereka berdua ini saling setia walaupun pernikahan mereka ini statusnya duda sama janda. Kalau si Popy punya anak perempuan usia 7 tahun dan si Iris punya anak 2 masih sekolah,” terangnya.

Dikatakan teman pasutri ini lagi, biasanya mereka itu berjualan di sentang. Si Popy jualan kua dan makanan gitulah dan suaminya jualan es kelapa. Tapi beberapa hari ini kok mereka berdua gak berjualan, katanya

“Rencananya kata dia, hari Jum’at ini aku mau ketempat jualan mereka mau nagih uang yang mereka pinjam kemarin itu. Eh, gak taunya setelah melihat postingan di facebook dan live ditiktok aku kaget dengan kabar mereka meninggal tak wajar”, ucapnya lagi.

Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Dolok Saribu membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. “Ya, sementara ini kita masih mengamankan barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, katanya.

Terpisah, Kepling IV, Katiran mengatakan bahwa dia tau setelah ditelpon dari seseorang yang tak dikenalnya bahwa ada penemuan mayat pasangan suami di lingkungannya. Saya tau setelah dikabari seseorang kemudian saya kabari sama Lurah Siumbut Baru, ujarnya.

Lurah Siumbut Baru, Rahman saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat pasangan suami istri ini. “Ya benar saya mendapat informasi adanya penemuan mayat pasutri di perumahan Arya Griya 8 trus saya datang kelokasi,” katanya.

Pantauan dilokasi, ditemukan 2 bungkus rokok kretek warna hitam, 1 bungkus rokok filter warna putih dan 2 buah mancis serta pakaian yang terletak dilantai keramik warna putih persis diruang tamu mengarah kamar dimana keduanya dalam keadaan tak bernyawa dan usus si isteri terburai, urat nadi tangan suami disayat dan keduanya berlumuran darah.

Saat dievakuasi, posisi jasad si isteri dibawah dan jasat suami diatas. Kemudian, jasad pasutri ini amankan oleh personil Polsek Kota Kisaran, Polres Asahan dan tim dari PMI didampingi keluarga untuk dilakukan autopsi. Untuk sementara, motif tewasnya pasutri ini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.(ZN)

Redaksi MetroPos 24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *