Gotong Royong Massal di Sumbul, Perbaikan Infrastruktur dan Pencanangan Gerakan ASN Merawat Bumi

DAIRI//Metropos24.id – Ditengah pencanangan Gerakan ASN Merawat Bumi yang dipimpin langsung oleh Bupati Dairi, Vickner Sinaga, kegiatan gotong royong massal digelar di Desa Pegagan Julu V, Jumat (5/6/2026), sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, infrastruktur, dan mitigasi bencana.
Kegiatan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari warga, kepala desa dan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga jajaran Kecamatan Sumbul yang dipimpin langsung oleh Camat Sumbul, Rinto Hutauruk.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang hadir memonitor jalannya gotong royong sekaligus mencanangkan Gerakan ASN Merawat Bumi di Kecamatan Sumbul.
Kehadiran langsung Bupati Dairi, Vickner Sinaga di tengah masyarakat Sumbul menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong budaya gotong royong sekaligus memastikan program pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas infrastruktur dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Melalui Gerakan ASN Merawat Bumi dan semangat gotong royong yang terus digelorakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi berharap tercipta lingkungan yang bersih, infrastruktur yang lebih baik, serta masyarakat yang semakin peduli terhadap kelestarian alam dan keselamatan bersama.
Upaya tersebut kata Rinto, dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan maupun kerusakan infrastruktur saat musim hujan.
Pelaksanaan gotong royong semakin optimal dengan dukungan alat berat milik Pemerintah Kabupaten Dairi berupa grader dan backhoe loader yang membantu mempercepat pengerjaan di lapangan.
Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong wujudkan program Jalan Tanpa Genangan Air (Jatagena) merupakan tindak lanjut arahan bupati sekaligus bentuk kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya yang harus terus dipelihara. Selain memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana yang dapat disebabkan oleh drainase yang tersumbat maupun kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.(Np)
Skip to content







