Ketua Umum Relawan Barisan Gibran Untuk Indonesia Dukung Langkah Tegas Presiden Dalam Memberantas Korupsi Dana MBG

Jakarta,metropos24.id
Perlahan namun pasti, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto terus membuktikan komitmennya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan bahkan dari lingkaran terdekat pemerintahannya sendiri.
Hal ini terlihat jelas setelah Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menetapkan dan menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN RI), Dadan Hindayana beserta dua mantan wakilnya sebagai tersangka terkait pusaran dugaan korupsi penyelewengan dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Umum Relawan Barisan Gibran untuk Indonesia, Ester Yulia menegaskan sebagai relawan pemenangan, kami mendukung sepenuhnya sikap tegas Presiden Prabowo untuk membersihkan jajaran pembantunya yang terbukti mengkhianati amanah dan kepercayaan yang telah diberikan, ujarnya kepada sejumlah wartawan, Kamis (4/6/2026) di Jakarta.
“Ini sejalan dengan salah satu poin penting yang digaungkan dalam Asta Cita Prabowo-Gibran, yakni memperkuat penegakan hukum dan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya,” ujar Ester Yulia pendukung setia pasangan Prabowo-Gibran.
Ester menambahkan, dugaan korupsi yang menyentuh dana MBG ini dinilai sangat kejam karena telah merusak niat mulia pemerintah untuk memastikan anak-anak bangsa indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak demi menciptakan generasi yang sehat dan cerdas dimasa depan, tuturnya.
Sebagaimana diketahui, pada Selasa, 2 Juni 2026 kemarin, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN bersamaan dengan pencopotan dua wakilnya yaitu Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
Tak lama setelah keputusan itu diumumkan, Kejagung langsung melakukan pemeriksaan mendalam dan menetapkan Kepala BGN sebagai tersangka. Kejagung memberikan peringatan tegas kepada seluruh pejabat dan pembantu Presiden. Dia mengingatkan agar tidak ada yang berani dan mencoba-coba untuk mengambil yang bukan haknya, sindirnya.
“Kita semua harus mendukung pemerintah yang sedang berusaha keras melaksanakan program-program untuk kesejahteraan rakyat dan menstabilkan ekonomi nasional. Langkah tegas yang diambil Presiden ini adalah bukti bahwa beliau lebih memprioritaskan kepentingan rakyat daripada melindungi pejabat yang terbukti melakukan penyimpangan,” pungkas Ester.(ZN)
Skip to content







