Wakil Bupati Dairi Bergerak Cepat Evaluasi Ketat Dapur SPPG Di Desa Simungun

Dairi//Metropos24.id – Pemerintah Kabupaten Dairi bergerak cepat merespons isu kelayakan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Karya Muda di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir. Pada hari ini, Rabu (2/9/2026), Wakil Bupati Dairi selaku Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) turun langsung melakukan inspeksi bersama jajaran Pemkab, termasuk Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Pahlawan Nasution, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dairi, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Dairi, Camat Siempat Nempu Hilir, hingga Kepala Desa Simungun.
Tidak hanya SPPG Dapur Karya Muda, Wakil Bupati bersama rombongan juga memperluas jangkauan pengawasan dengan mengunjungi SPPG Singkohorna yang berada di Desa Siboras, Kecamatan Silima Pungga Pungga, guna memastikan standar operasional dan kualitas pangan di wilayah tersebut berjalan optimal.
Dalam pengarahannya di lokasi, Wakil Bupati Dairi menegaskan agar Kepala SPPG bersikap tegas kepada seluruh personel, mulai dari relawan, ahli gizi bahkan juga kepada pihak mitra. Beliau meminta seluruh jajaran memosisikan diri sebagai orang tua yang mengkhawatirkan keselamatan anaknya sendiri, sehingga tidak ada kelalaian yang mengancam kesehatan siswa. Sebagai Ketua Satgas MBG, beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memastikan tidak ada satu pun siswa yang mengonsumsi makanan tidak layak.
Dinas Kesehatan Dairi juga menyampaikan bahwa seluruh relawan harus selalu diingatkan untuk mematuhi protokol higiene, seperti dari hal kecil yaitu menggunakan sarung tangan dan masker. Begitu juga dengan pengecekan kualitas bahan baku awal, karena bahan baku yang berkualitas kurang baik dipadukan dengan durasi penyimpanan makanan yang memakan waktu beberapa jam dapat mengakibatkan penurunan kualitas makanan. Oleh karena itu, pemilihan bahan baku dan pengawasan jadwal pengolahan diinstruksikan untuk diperketat secara menyeluruh.
Sementara itu, Korwil BGN Pahlawan Nasution menyampaikan kepada pihak Pemerintah Kab Dairi bahwa Pemerintah pusat melalui BGN menerapkan pengawasan sangat ketat, Pihaknya mewajibkan adanya pengarahan harian (briefing), kepatuhan alat pelindung diri (APD), serta menekankan agar seluruh relawan bekerja menggunakan hati demi keselamatan anak-anak, bukan sekadar mengejar gaji atau kewajiban.
Sisi sanitasi dan kelayakan fasilitas lingkungan turut menjadi sorotan. Dinas Lingkungan Hidup meminta kelengkapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) segera dipenuhi. Camat Sinehi juga menambahkan bahwa kondisi cuaca wilayah yang panas menuntut penyesuaian suhu ruang dapur serta strategi distribusi makanan yang lebih terencana agar kondisi hidangan tetap terjaga.
Menanggapi berbagai koreksi dan arahan tegas tersebut, pihak mitra pengelola SPPG menyampaikan apresiasi, permohonan maaf serta Pihaknya berkomitmen untuk terus menerima bimbingan dari pemerintah daerah dan Satgas MBG, serta berjanji akan membenahi seluruh sistem operasional dapur.(Np)
Skip to content







