Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Misteri Wanita OD di Room Karaoke Netta Tanpa Garis Police Line, Kanit Jatanras Sebut Kasus Dalam Proses Penyelidikan dan Jenazah Sedang di Autopsi

Misteri Wanita OD di Room Karaoke Netta Tanpa Garis Police Line, Kanit Jatanras Sebut Kasus Dalam Proses Penyelidikan dan Jenazah Sedang di Autopsi
Keterangan foto : Tangkapan layar Karoke Netta Komplek Graha Kisaran, Senin (12/10/2026) sekira pukul 15:58 WIB.
Share

Asahan,metropos24.id

Seorang wanita diduga over dosis (OD) diduga setelah menkonsumsi obat terlarang di Tempat Hiburan Malam (THM) Karaoke Netta, tepatnya di Komplek Terminal Graha Kisaran, Jalan Satya Abdi, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Nasib berkata lain, wanita berwajah cantik ini meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) guna mendapatkan pertolongan medis pada Minggu (11/10/2026) malam sekira pukul 01:30 WIB.

Informasi yang diperoleh, Senin (12/10/2026), wanita berusia 30 tahun ini bernama Wiwit Ardianti diketahui warga Jalan Paria Lingkungan VIII, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Sumber lain menyebutkan, awalnya warga Jalan Paria ini bersama teman dan tamunya ini sedang karoekean di THM Netta Graha Kisaran. Setelah berada didalam room (ruangan) karaoke, wanita sempat terjatuh didalam toilet dan tak sadarkan diri.

Namun, penyebab over dosis wanita ini belum diketahui secara pasti apakah mengkonsumsi narkotika jenis pil ekstasi atau tidak. Penyebab kematian warga Lingkungan VIII inipun menjadi misteri bagi masyarakat setempat.

Untuk memastikan apakah benar wanita ini merupakan warga Jalan Paria, Lurah Siumbut Baru, Abdul Rahman Harahap yang dicoba dikonfirmasi lewat selulernya membenarkan ada warganya meninggal dunia.

“Setelah saya cek ke lokasi dan bertanya kepada Kepala Lingkungan (Kepling) VIII, itu memang warga Lingkungan VIII. Sebelumnya dia tinggal di perumahan. Saat ini dia tinggal dirumah orang tuanya di Jalan Paria,” ujarnya.

Saat ditanya penyebab kematian warganya yang sempat viral di media sosial (Medsos) itu, Lurah Simbut Baru ini tidak mengetahui secara pasti apa penyebabnya.

“Gak tau kita apa penyebabnya. Informasinya, dari Rumah Sakit Bunda Mulia Kisaran, korban dibawa ke Rumah Sakit Tebing Tinggi untuk dilakukan autopsi. Kabarnya, pada pukul 14:52 WIB, korban baru tiba di Tebing,” tuturnya.

Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Rafi Kurnia Putra yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan peristiwa itu. Iya benar untuk laporan itu sedang kami tangani dan masih kami lakukan proses penyelidikan.

“Ya benar, sekarang kasusnya sedang dalam proses penyelidikan dan terhadap korban saat ini dilakukan autopsi di TebingTinggi,” ujar Kanit Jatanras.

Pantauan dilokasi, terlihat di THM Karaoke Netta Komplek Graha Kisaran sedang tutup di gembok pemiliknya tanpa adanya pemasangan garis polica line dan aktivitas dilokasi lumpuh total tak seperti biasanya.

Tak hanya itu, lokasi THM Karaoke Netta ini tak jauh dari Kantor Bupati Asahan, Rumah Ibadah, Perkantoran Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Kantor Institusi penegakan hukum lainnya.

Menanggapi kasus ini, masyarakat setempat meminta polisi segera mengusutya termasuk pemeriksaan terhadap pemilik Karoke Netta, para tamu dan teman-teman yang menemani korban saat berada dalam satu ruangan, ujar warga setempat.

“Kami minta kasus ini diusut dari mana asal muasal barang haram itu diperoleh, siapa yang cekoki, siapa pengedar dan penjualnya sehingga bebas beredar didalam ruangan karaoke. Hal ini tak terlepas tanggungjawab dari pengusaha,” ucap warga.(ZN).

Redaksi MetroPos 24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *