Perusahaan Stone Crusher Tanpa Identitas Tampung BBM Jenis Solar Yang Di Duga Ilegal Di Kabupaten Karo

Karo 26/11/2024 Metropos24.com-Pada hari Jumat 22/11/2024 sekitar pukul 19:20 wib,awak media Metropos24.com mendapat informasi dari narasumber yang berinisial MS bahwa ada mobil tangki yang mengangkut BBM jenis solar yang di duga ilegal(tanpa dokumen) yang sah.
Dari penuturan MS bahwa ia dan temannya HG melihat truk tangki yang sedang parkir di sekitaran kota kabanjahe.Dari gelagatnya mereka mencurigai jika mobil tangki yang berwarna biru mengangkut BBM jenis solar yang di duga ilegal.
MS dan HG mendatangi mobil tangki tersebut dan menanyakan BBM jenis apa kepada salah seorang yang berada di mobil tangki tersebut.Dan mereka mendapat jawaban bahwa isi muatan mobil tangki tersebut adalah jenis solar dan sedang menunggu waktu untuk di antar.
Karena sudah curiga MS membuntuti mobil tangki tersebut sampai ke satu Pabrik Stone Crusher Tanpa Identitas yang jelas alias perusahaan crusher stone siluman.Karena sesuai aturan, syarat utama mendirikan perusahaan wajib memasang papan nama. “Itu sesuai aturan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah,”.
Setelah berhasil mendapat tujuan mobil tangki tersebut,MS mengabari Belta Tarigan dari media 17Merdeka.com yang kebetulan sedang bersama tim metropos24.com.MS menceritakan prihal hasil investigasinya tentang angkutan BBM jenis solar yang di duga ilegal.
Begitu tiba di tempat (perusahaan crusher stone ) yang berada di antara jalan Kabanjahe menuju Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.Tim melakukan wawancara kepada pendamping supir truk tangki pengangkut BBM tersebut.Tim menanyakan asal usul BBM jenis solar tersebut.Pendamping sopir menjawab kalau BBM jenis solar tersebut adalah referensi dari Bang Dedi dan langsung menghubungi Dedi yang di maksud melalui Handphonenya.
Setelah tersambung,pendamping truk tangki memberi Hpnya kepada tim media agar ngomong langsung kepada Dedi yang dia maksud.Tim pun menjelaskan kronologi kejadian.Dedipun balik menjawab dan menyarankan agar tim meminta DO BBM tersebut.Sesuai arahan dari Dedi,tim media meminta DO BBM jenis solar tersebut agar terlihat jelas keabsahan dari mana dan kemana tujuan BBM tersebut berikut jenisnya Solar Industri atau Solar Subsidi yang di angkut mobil tangki tersebut.
Pada saat kru meminta DO BBM tersebut,pendamping truk tangki tersebut menjawab DO nya sudah di serahkan kepada kepala gudang perusahaan stone crusher yang bernama Deni.Pendamping truk tangki minta agar tim bersabar menunggu karena Deni kebetulan sedang keluar untuk makan malam.
Setelah kru menunggu,setengah jam kemudian tim mediapun di kejutkan atas kedatangan oknum TNI yang mengaku pemilik perusahaan stone crusher tersebut dan mengusir tim media.Dan sebelum keluar tim media juga di suruh oleh oknum TNI agar menghapus semua foto yang sempat di dokumentasikan oleh tim.Tim menjelaskan kronologi kejadian dan sedang menunggu DO sesuai arahan dari Dedi yang merefrensi BBM tersebut.
Oknum TNI tersebut tidak menghiraukan dan tetap mengusir tim keluar.Dan sampai berita ini di publish tim tidak mendapat DO sesuai arahan dari Dedi.Dari uraian kejadian tersebut maka patut di curigai bahwa mobil tangki tersebut mengangkut BBM jenis solar ilegal.Atas kejadian pengusiran tim media tersebut Tim menelusuri dari satuan mana oknum TNI tersebut.(SHG)
Skip to content







