Selamat Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang

Tiga Pekerja Tewas dan Satu Luka Akibat Tertimpa Longsor Tambang Batu Padas di Desa Marjani Aceh Asahan

Tiga Pekerja Tewas dan Satu Luka Akibat Tertimpa Longsor Tambang Batu Padas di Desa Marjani Aceh Asahan
Keterangan foto : Lokasi tambang batu padas diduga ilegal beroperasi di Dusun I Desa Marjani Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) yang menewaskan 3 orang pekerja dan 1 orang mengalami luka akibat longsor.
Share

Asahan,metropos24.id

Kecelakaan kerja terjadi dilokasi penambangan batu padas diduga ilegal berada di Dusun I Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa nahas itu mengakibatkan tiga orang pekerja setempat meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka. Mendapat informasi korban jiwa itu, Kapolsek Bandar Pulau melalui Kanit Reskrim IPDA Arisman F. Manalu, SH, MH, bersama personel Polsek langsung turun ke lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa orang saksi, peristiwa itu berawal saat para pekerja melakukan aktivitas memindahkan batu padas kedalam truk Colt Diesel BK 8964 LV menggunakan palu/godam. Tiba-tiba, tebing batu padas mengalami longsor dan menimpa para pekerja.

Korban meninggal dunia masing-masing diketahui bernama Rijal Siagian (42), Sarpin (52) dan Sahroni Siahaan alias Konit (40). Sementara satu korban lainnya, Edianto (40), mengalami luka-luka dan sudah mendapat perawatan di Puskesmas Aek Songsongan sebelum dirujuk ke RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran.

Dari hasil pemeriksaan medis, ketiga korban meninggal mengalami luka parah di bagian kepala dan memar di sekujur tubuh. Jenazah para korban kemudian disemayamkan di rumah duka masing-masing.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya dua buah palu/godam, batu yang masih berlumuran darah serta satu unit truk Colt Diesel BK 8964 LV.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, melalui laporan resminya pada Sabtu (6/9/2025) siang menyampaikan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Unit IV Tipidter Sat Reskrim Polres Asahan untuk mendalami peristiwa ini, termasuk memintai keterangan saksi-saksi serta pihak penanggungjawab tambang,” ujar Kapolres.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan apakah aspek keselamatan kerja dilokasi penambangan itu benar-benar aman. Kapolres Asahan berharap agar peristiwa ini tidak terulang kembali.(ZN)

Redaksi MetroPos 24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *